Doa Naposobulung

Tempat : HKBP Sudirman Jakarta
contact : Andri (08567771375)
Chit Chat
Pembangunan Gedung Sarana Penunjang Pelayanan
HKBP Sudirman, Jakarta

Salurkan sumbangan anda ke :
Bank Mandiri kcp. Gd. TIRA
a/n : Dewan Pembangunan HKBP Sudirman, Jakarta
a/c : 124-00-9803540-6
Horas, Ada fakta yang terjadi karena kasih karunia Allah yang luar biasa terjadi 45 tahun yang lalu, gereja, HKBP Sudirman, demikian namanya dikenal lahir sebagai salah satu gereja batak tertua di kota Jakarta, setelah gereja Kernolong. Fakta berikutnya, tangan Allah membentuk dan menopang selama dalam perjalanan pelayanannya yang senantiasa berusaha menjalankan tugas gerejani dan menjadi berkat bagi jemaat dan lingkungannya. Fakta saat ini, terjadi pembangunan gedung-gedung bertingkat di sekitar Gereja HKBP Sudirman, dan letak tempat tinggal jemaat yang bertambah jauh dari lokasi Gereja. Pertanyaan yang mendasar adalah bagaimanakah eksistensi gereja HKBP Sudirman di tengah-tengah bangunan-bangunan pencakar langit di masa yang akan datang ? Apakah gereja HKBP Sudirman sebagai gedung keagamaan sudah siap untuk berdiri sejajar dengan gedung-gedung tinggi yang dibangun dengan prinsip pragmatis dan kapitalis ? Lokasi ketinggian gereja yang lebih rendah dari gedung sekitar telah menciptakan masalah laten, yang potensi kerusakannya cukup besar di masa yang akan datang. Beberapa kali hujan deras di awal tahun 2007 mengakibatkan tergenangnya halaman dan bangunan gereja serta rumah pendeta.
Jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah tekad untuk menyiapkan Gereja HKBP Sudirman untuk masa mendatang. Rencana pembangunan Gedung Sarana Penunjang Pelayanan merupakan bahagian dari jawaban atas tantangan menuju pelayanan yang lebih baik baik terhadap lingkungan dan jemaat HKBP Sudirman itu sendiri.
Pembangunan Gedung Sarana Penunjang Pelayanan ini diharapkan akan selesai sebelum tahun 2011, yaitu saat Jubelium 50 tahun gereja HKBP Sudirman. Pembangunan ini membutuhkan biaya kurang lebih Rp. 3,5 milyar. Bangunan Gedung Sarana Pendukung Pelayanan ini akan mempunyai luas bangunan kurang lebih sebesar 1500 m2. dengan jumlah lantai sebanyak 3 lantai.
I. Konsep dasar design secara Umum :
| - | Berpedoman kepada tinjauan arsitektur dan tinjauan unsur etnis batak |
| - | Memberikan ”Indentitas” kepada Gereja HKBP Sudirman sebagai gereja ditengah perkotaan |
| - | Menjadikan Gereja HKBP Sudirman sebagai “Icon” atau “Landmark” bagi gereja-gereja perkotaan |
| - | Karakteristik Gereja HKBP Sudirman (dari aspek histories) tetap dipertahankan |
| - | Desain memiliki kesan inklusif / keterbukaan & dinamis, sesuai dengan visi HKBP |
II. Konsep dasar design secara Tekhnis :
| - | Desain Gedung Penunjang tetap harmonis dan saling menguatkan dengan gedung Gereja | |
| - | Batas depan dan Ketinggian Gedung Penunjang dibuat tidak melebihi gedung Gereja | |
| - | Komposisi bangunan gedung penunjang memiliki 2 massa bangunan agar lebih proporsional dan karakter gedung Gereja tetap lebih dominant | |
| - | Terdiri dari 3 lantai berdasarkan hasil analisa kebutuhan ruangan | |
| - | Sumbu Gereja HKBP Sudirman adalah utara-selatan sedangkan sumbu untuk gedung Penunjang adalah timur-barat, dibuat karena : | |
| - | Berdasarkan tinjauan arsitektur & komposisi massa bangunan yang ada dengan orientasinya kearah gedung Gereja | |
| - | Bila dilihat dari tampak depan, karakter gedung Gereja tetap lebih dominan dengan gedung penunjang, namun tetap saling memperkuat karakter arsitektur bangunan yang ada | |
| - | Ekterior Gedung Penunjang memiliki makna-makna simbolik adat & budaya batak seperti adanya ornamen-ornamen batak dan bentuk atap & bangunan memiliki proporsi 1:1:5 (1 tiang pondasi bawah, 1 dinding bangunan, 5 atap, yang sesuai dengan rumah adat batak) |
Rencana ruangan yang akan di buat didalam bangunan yang baru nanti :
| 1. | Tempat tinggal pelayan penuh waktu dan petugas | ||
| a. | Pendeta resort | ||
| b. | Pendeta huria | ||
| c. | Pendeta pembantu (ketiga) | ||
| d. | Pembantu gereja | ||
| e. | Guest room, tempat tinggal sementara untuk pelayan yang berkunjung | ||
| 2. | Ruangan inti | ||
| a. | Ruang kerja pendeta resort | ||
| b. | Ruang kerja pendeta huria | ||
| c. | Ruang kerja pendeta pembantu | ||
| d. | Ruang kerja staf sekretariat gereja | ||
| e. | Ruang kerja staf bendahara gereja | ||
| f. | Ruang rapat majelis / parhalado (kapasitas 500 orang) | ||
| g. | Ruang kebaktian sekolah minggu | ||
| i. | Kelas BATITA | ||
| ii. | Kelas TK | ||
| iii. | Kelas 1 - 2 | ||
| iv. | Kelas 3 - 4 | ||
| v. | Kelas 5 - 6 | ||
| h. | Ruang kebaktian minggu remaja | ||
| i. | Ruang sekretariat dewan - dewan dan parartaon | ||
| j. | Ruang sekretariat Seksi Sekolah Minggu | ||
| k. | Ruang sekretariat Seksi Pemuda | ||
| l. | Ruang sekretariat Seksi Perempuan | ||
| m. | Ruang sekretariat Seksi Ama | ||
| n. | Ruang klinik Diakonia | ||
| o. | Ruang perpustakaan | ||
| p. | Ruang serbaguna | ||
| q. | Ruang konseling dan doa | ||
| r. | Ruang IT / Komputer (server) | ||
| s. | Gudang inventaris gereja | ||
| t. | Ruang musik / alat musik | ||
| u. | Ruang arsip | ||
| v. | Ruang percetakan | ||
| 3. | Ruang tambahan | ||
| a. | Koridor / lobby / tangga | ||
| b. | Toilet / janitor | ||
| c. | Ruang parsaoran | ||
| d. | Ruang nurseri | ||
| e. | Dapur umum |
Biaya Pembangunan ini cukup besar oleh karena itu kegiatan pembangunan ini membutuhkan keterlibatan semua baik Pimpinan Jemaat, Majelis, serta Jemaat baik muda maupun yang telah berusia lanjut. Beberapa program Dana yang telah di program kan oleh Panitia Pembangunan antara lain :
Program dana internal :
1. Kartu Donatur (Gugu Toktok Ripe)
2. Celengan Sekolah Minggu
3. Kupon Dukungan Dana
4. Perayaan Gereja (HUT, Natal, Paskah, dsb)
Program Dana External :
1. Proposal Dana
2. Event Dana (seperti: kegiatan olah raga, malam dana, dsb.)
Bank Mandiri Kcp. Gd. Tira
a/n : Dewan Pembangunan HKBP Sudirman, Jakarta
a/c : 124-00-9803540-6
PANITIA PEMBANGUNAN HKBP SUDIRMAN-JAKARTA
Jadwal Ibadah
Masuk : 08.30 WIB
Kebaktian Minggu Sore
Masuk : 17.30 WIB
Kebaktian Minggu Siang
Setiap minggu pertama dan minggu ketiga
Masuk : 12.30 WIB