Doa Naposobulung

Tempat : HKBP Sudirman Jakarta
contact : Andri (08567771375)
Chit Chat
Program Kerja Majelis - 2010
Ucapan Syukur
Kita bersyukur kepada Allah bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang telah mengaruniakan segala berkat rohani di dalam sorga kepada kita. Semata-mata oleh karena kasih karuniaNya sajalah maka seluruh kegiatan / pelayanan sepanjang tahun 2009 dapat berjalan dengan segala kurang lebihnya.
Visi dan Misi HKBP Sudirman
Visi dan misi HKBP Sudirman adalah visi - misi HKBP yang diterjemahkan dalam lingkup HKBP Jemaat Sudirman. HKBP, dalam menjawab arus deras perubahan yang besar – mendasar – menyeluruh, mengajukan visi “HKBP berkembang menjadi gereja yang inklusif, dialogis, dan terbuka; serta mampu dan bertenaga mengembangkan kehidupan yang bermutu didalam kasih Tuhan Yesus Kristus, bersama-sama dengan semua orang didalam masyarakat global terutama masyarakat Kristen, demi kemuliaan nama Allah Bapa yang maha kuasa”. Untuk meraih mimpi itu, ditentukanlah caranya, yaitu misinya untuk selalu “berusaha meningkatkan mutu segenap warga masyarakat, terutama warga HKBP, melalui pelayanan-pelayanan gereja yang bermutu”.
Berdasarkan analisanya atas keadaan riel disekelilingnya, HKBP Sudirman sejauh ini menerjemahkan misi “pelayanan gereja yang bermutu” itu pertama-tama dengan merumuskan konsep “gereja kota yang dewasa dan berbuah”. Didalamnya terdapat 3 tahapan besar: pembangunan fisik, pengembangan rohani (terutama melalui pengembangan pelayanan kategorial), dan pengembangan organisasi (membangun organisasi yang mampu menjalankan misi gereja kota).
Dalam menjalankan misi tersebut, HKBP Sudirman memelihara sikap :
Mengembangkan sikap positip, kreatip, kritis, dan realistis. Positip artinya terbuka terhadap hal-hal baru, “kreatip” berarti berani mendahulukan yang baru, “kritis” artinya berani mengkritisi segala yang baru itu dengan Firman Tuhan, dan “realistis” berarti bahwa segala bentuk pelayanan itu haruslah nyata dan riel, bukan angan-angan dan utopia.
Tetap komit dan konsisten mempertahankan identitas, integritas dan jati diri sebagai warga HKBP, dengan tetap berpegang teguh kepada semua dokumen-dokumen HKBP, yakni: Konfesi HKBP, RPP HKBP, Aturan Peraturan HKBP, Agenda HKBP, dan Almanak HKBP.
Penekanan Pelayanan 2010 : Tahun Penatalayanan
Sesuai dengan kalender dan agenda HKBP, maka tahun 2010 adalah Tahun Penatalayanan yang memfokuskan pelayanan kepada pembenahan Kepersonaliaan, Administrasi, dan Keuangan HKBP. Thema untuk tahun ini diambil dari Efesus 4:16 yang mengatakan “DaripadaNyalah seluruh tubuh yang rapi tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota, menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih”
Pergumulan Pemikiran Untuk 2010
Beberapa hal penting yang muncul dalam rapat-rapat parhalado, rapat evaluasi, persiapan barita Jujur Taon di sepanjang tahun 2009 antara lain :
- Mendesaknya kebutuhan untuk pembentukan wadah LITBANG
- Mendesaknya kebutuhan akan Database
- Melanjutkan pembangunan Gedung Sarana Penunjang
- Mengisi Lt 3 Gedung Penunjang dengan segala perlengkapan yang dibutuhkan
- Membentuk Panitia Jubelium 50 Tahun HKBP Sudirman
- Menyiapkan kalender event gereja sepanjang tahun
- Pelayanan untuk pegawai kantor / penghuni apartemen di sekeliling gereja
- Melanjutkah perbaikan kebaktian untuk menjaga daya tarik tapi tetap menjaga jati diri (penggunaan musik tradisional pada minggu ke 5)
- Memperbaiki partangiangan wijk sebagai strategi menjaga jemaat setia ke gerejanya
- Ditengarai ada gejala kurang integrasi antar kegiatan kategorial
- Perlunya pelayanan Lansia bagi Ama dan Ina
- Perlunya pelayanan khusus bagi naposo senior yang belum menikah
- Menyiapkan HKBP Sudirman sebagai pusat pengembangan jati diri kebatakan
- Mengadakan rapat huria tengah tahun untuk evaluasi pelaksanaan program kerja
PRINSIP PERUMUSAN PROGRAM
Dengan memperhatikan pemikirian-pemikiran yang berkembang seperti dituangkan dalam Bab Pendahuluan, maka program kerja ini dibuat. Prinsip yang hendak digunakan dalam dalam perumusan program ini adalah “Mewujudkan pelayanan yang SMART (cerdas, pintar, bijak)” yaitu :
-
- Specific (terarah, terperinci dengan jelas),
- Measurable (dapat diukur, waktu dan dana),
- Attainable (dapat dicapai, tujuan itu dapat dicapai),
- Realistic (realistis, nyata, factual, tidak mengada-ada), dan
- Tangible (dapat diraba dan dirasakan)
KALENDER KEGIATAN GEREJA
Sejak awalnya, pelayanan di HKBP berjalan menuruti jadwal dalam kalender gereja; berawal dari hari Natal, lanjut ke Paskah, dan berakhir di Penghujung Tahun Gereja. Setiap hari Minggu memiliki nama yang menunjukan kekhususan tema yang diusung pada minggu tsb. Sayangnya, seringkali kekhususan makna tsb tidak lagi terasakan jemaat karena semua minggu dirayakan serupa tanpa penekanan. Majelis HKBP Sudirman mengajak jemaat untuk menggali kembali harta kekayaan gereja berupa pemaknaan kembali hari-hari minggu. Usaha ini sudah dimulai dengan penguatan hari Paskah sejak beberapa tahun lalu, kemudian perayaan khusus untuk Minggu Palmarum dan Hari Reformasi pada tahun 2009. Tahun ini kita akan melanjutkan usaha itu dengan mengadakan perayaan khusus pada Minggu Kantata dan Pesta Gotilon. Demikianlah, dari tahun ke tahun kita akan terus menambah berbagai perayaan khusus sesuai nama Minggu masing-masing. Dengan demikian liturgi kita menjadi kaya dan diharapkan mampu mempengaruhi iman jemaat.
Dibawah ini adalah daftar kegiatan-kegiatan penting di HKBP Sudriman berdasarkan Almanak HKBP 2010 dan berbagai masukan Parhalado & Jemaat :
| Jan | 31 | Minggu | Minggu V (musik Batak di Kebaktian Pagi) | ||||
| Mar | 07 | Minggu | Parheheon Sekolah Minggu + Hari Doa Pelajar, UN SMA (minggu 3-Mar) & UN SMP (minggu 4-Mar) | ||||
| Mar | 28 | Minggu | Palmarum | ||||
| Apr | 02 | Jumat | Jumat Agung | ||||
| Apr | 04 | Minggu | Paskah I & Parheheon Ina | ||||
| Apr | 05 | Senin | Paskah II | ||||
| Mei | 02 | Minggu | Minggu Kantata + Konser Musik | ||||
| Mei | 13 | Kamis | Kenaikan | ||||
| Mei | 23 | Minggu | Pentakosta I & Pelepasan Sintua Pensiun | ||||
| Mei | 24 | Senin | Pentakosta II & Evangelisasi | ||||
| Mei | 30 | Minggu | Minggu V (musik Batak di Kebaktian Pagi) | ||||
| Jun | 27 | Minggu | Parheheon Remaja & Naposobulung | ||||
| Jul | 9-11 | Jumat | Retreat Keluarga | ||||
| Jul | 11 | Minggu | Parolop-olopon HKBP Manjujung Baringina | ||||
| Jul | 17 | Sabtu | Rapat Huria Evaluasi Pelaksanaan Program Kerja | ||||
| Aug | 29 | Minggu | Minggu V : Pesta Gotilon (Panen) | ||||
| Okt | 03 | Minggu | Parningotan Hatutubu ni HKBP | ||||
| Okt | 31 | Minggu | Minggu V : Peringatan Hari Reformasi + Parheheon Ama | ||||
| Nov | 14 | Minggu | Perayaan HUT HKBP Sudirman | ||||
| Nov | 21 | Minggu | Parningotan Na Monding + Pelean tu Palang Hitam | ||||
| Nov | 28 | Minggu | Advent 1, Tahun Baru Huria + Pelepasan Sintua Pensiun | ||||
| Dec | 05-19 | Minggu | Advent 2 - 4 | ||||
| Dec | 18 | Sabtu | Natal Sekolah Minggu | ||||
| Dec | 24 | Jumat | Malam Natal | ||||
| Dec | 25 | Natal I | Natal I | ||||
| Dec | 26 | Natal II | Natal II | ||||
| Dec | 31 | Malam Tahun Baru | Malam Tahun Baru | ||||
| Jan | 1 | Tahun Baru | Tahun Baru |
PROGRAM KERJA MAJELIS
Pelanjutan Program Kerja 2009
1. Berbagai Program Kerja dibawah ini sudah disetujui dalam Rapat Huria 2009 dan dipandang perlu untuk terus dilanjutkan tahun ini :
Membentuk Tim Litbang untuk merumuskan strategi & rencana pelayanan jangka panjang, mengadakan penelitian- penelitian tentang kehidupan gereja, mencermati dan mengevaluasi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, politik, ekonomi, sosial, budaya yang berdampak ke kehidupan gereja.
2. Untuk meningkatkan kwalitas kebaktian, Majelis akan :
- Memisahkan dengan cermat antara kebaktian dan perayaan agar kekhusukan ibadah dapat tercapai dengan lebih baik
- Membatasi pembacaan warta hanya pada hal-hal yang paling perlu, dalam bahasa yang sama dengan bahasa yang sedang digunakan dalam kebaktian
- Mengajak seluruh pelayan kebaktian (termasuk singer dll) untuk selalu berdoa bersama-sama sebelum memulai kebaktian
- Mengatur posisi para pemandu lagu agar tidak secara mencolok berada dalam jangkauan pandangan jemaat didepan altar
- Mengajak jemaat untuk tidak bertepuk-tangan dalam kebaktian minggu pagi dan sore
- Memilih lagu yang tepat sesuai dengan thema dan tempatnya dalam ibadah
- Meningkatkan kualitas operator sound system
3. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan Partangiangan Wijk, maka Majelis akan mendorong terutama wijk yang tidak / kurang aktip agar meningkakan jumlah partangiangan. Partangiangan wijk hendaklah tidak dilayankan seperti kebaktian minggu, akan diusahakan perbaikan dalam cara penyampaian firman disini.
4. Memantau perubahan fisik seputar gereja. Keadaan pisik disekeliling gedung gereja Sudirman berubah dengan pesat, termasuk jalan di depan gereja yang sedang / akan ditinggikan. Berbagai perubahan ini akan membawa dampak yang besar terhadap keberadaan gedung gereja. Majelis telah membentuk Panitia Pemantau yang bertugas memantau hal ini dengan seksama dan sekaligus mengambil langkah-langkah pengamanan terhadap aset fisik gereja.
5. Melanjutkan pembangunan Gedung Sarana Penunjang. Pembangunan ini telah dimulai pada tahun 2008 dan saat ini lantai 3 telah diselesaikan. Keberadaan gedung ini merupakan bagian integral dari rencana pengembangan pelayanan gereja kota. Pembahasan lebih lanjut mengenai kegiatan pembangunan ini dapat dilihat pada sub bab 3.8.
6. Mengadakan Pelayanan doa pagi. Sebagai gereja yang mengusung visi terbuka dan inklusif, kita akan membuka pelayanan pada masyarakat sekeliling disuatu saat nanti. Sebagai langkah awal, kita akan mulai membuka pintu gereja pada setiap hari kerja dan mempersilahkan siapa saja (misalnya: para pegawai kantor) untuk menggunakannya sebagai tempat berdoa.
7. Melanjutkan pelayanan Kebaktian Minggu Siang. KMS diadakan setiap dua minggu sekali selama 2009 dengan tingkat kehadiran yang relatip rendah (sekitar 40 – 70 orang pada setiap kebaktian). Meski demikian, telah terbentuk suatu kelompok pelayan yang setia melakukan tugasnya disini. Majelis percaya bahwa KMS merupakan salah satu kebutuhan jemaat dimasa kini dan nanti, dan oleh karenanya mengusulkan untuk meneruskan pelayanan ini di sepanjang tahun 2010, dengan melakukan berbagai perbaikan.
8. Perayaan Paskah & Natal. Sesuai kajian ketua-ketua dewan pada Des 2008, perayaan Paskah dan Natal seyogyanya dilakukan secara bersama oleh seluruh kategorial, kecuali untuk Sekolah Minggu. Perayaan Natal hendaklah menjadi perayaan yang membawa sifat-sifat kesederhanaan sedangkan Perayaan Paskah akan merupakan perayaan gegap gempita karena kemenangan atas kematian. Disadari bahwa usaha pendalaman spiritualitas yang dibarengi dengan penyederhanaan ini akan memerlukan perubahan pola pikir jemaat (bahkan berbenturan dengan pendapat umum masyarakat sekarang). Untuk itu, penghayatan ini akan digaungkan melalui mimbar khotbah secara berulang-ulang di sepanjang tahun.
9. Sebagai usaha menjaga semangat peningkatan mutu pelayanan, Rapat Huria Tengah Tahun akan diadakan pada hari Sabtu l7 Juli . Rapat ini akan mengevaluasi seluruh kegiatan dewan / seksi dan memberikan revisi dimana perlu.
10. Pelayanan Baru
Beberapa hal berikut adalah program–program yang baru dikenalkan pada 2010, meliputi :
- Peningkatan kesadaran bersih lingkungan
- Peningkatan ketaatan tidak merokok
- Pemasukan listrik ke Gedung Penunjang
- Mengadakan Retreat Keluarga untuk menjaga integrasi keluarga
- Pembentukan Panitia Jubelium 50 Tahun HKBP Sudirman
- Pelayanan Literatur
- Memikirkan lebih lanjut (wacana) ide Parade Jalan Salib di jalan seputar Setiabudi pada masa Paskah, dan ide Pelayanan Lansia untuk Ama & Ina
Jadwal Ibadah
Masuk : 08.30 WIB
Kebaktian Minggu Sore
Masuk : 17.30 WIB
Kebaktian Minggu Siang
Setiap minggu pertama dan minggu ketiga
Masuk : 12.30 WIB